Belajar Bahasa Sunda (Bagian 03)

Selamat pagi dan selamat berjumpa lagi di blog kami; "Saung Tanah Pasundan", tempat belajar dan berbagi ilmu seputar budaya dan bahasa Sunda. Bagaimana kabar anda hari ini? Semoga baik-baik saja ya. Tak lupa kami pun mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, mohon maaf lahir dan batin..


Pada postingan kali ini, kami akan ajak anda untuk mengenal dan belajar lagi, tentang nama-nama istilah keluarga dalam bahasa Sunda. Tentu buat anda para warga Tanah Pasunda atau masyarakat suku Sunda, hal seperti ini harus tahu. Soalnya ini sudah menjadi kebiasaan di lingkungan sekitar kita atau di keluarga kita sendiri..


Penasaran seperti apa dan bagaimana nama-nama istilah keluarga dalam bahasa Sunda? Yuk kita mulai saja belajarnya terkhusus untuk edisi hari ini:


Nama-nama Istilah Keluarga Dalam Bahasa Sunda


ilustrasi gambar oleh pixabay.com


Ayah = rama, bapa, pun bapa, apa

Ibu = pun biang, indung

Kakak kandung = raka, teteh (perempuan), aa (laki-laki)

Adik kandung = rai, adi

Adik kandung ayah/ibu laki-laki = mamang, amang

Adik kandung ayah/ibu perempuan = bibi

Kakak kandung ayah/ibu = uwa

Kakek = aki, ngking

Nenek = nini, enin

Buyut = uyut, yuyut


Keponakan/anak kandung dari kakak = alo

Keponakan/anak kandung dari adik = suan

Adik ipar = adi beuteung

Suami = caloge, salaki

Isteri = isteri, pamajikan

Mertua = mitoha

Menantu = minantu

Saudara (bukan kandung) = baraya, saderek, dulur

Sepupu = misan

Tiri = tere

Majikan = dunungan


Anak laki-laki = pameget

Anak perempuan = isteri, awewe

Anak laki-laki ABG/dewasa = bujang

Anak perempuan ABG/dewasa = parawan

Anak pertama = cikal

Anak terakhir = bungsu

Bayi = orok

Anak kecil = murang kalih

Anak = budak, barudak (jamak)


Saya = abdi, kawula, kuring, aing, uing

Kamu/anda = anjeun, maneh, sia

Dia = manehna, anjeunna

Kita/kami = urang

Mereka = maranehna


Keterangan:

- Nama atau istilah dalam bahasa Sundanya diurutkan dari yang paling halus, sedang dan paling kasar. Atau bisa juga kata lainnya yang bermakna sama.

- Nama atau istilah di atas, bisa saja berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya, terkhusus yang masih dalam satu lingkup tanah Pasundan (sebagian besar daerah-daerah di Provinsi Jawa Barat).

- Maaf jika sekiranya kosakata yang kami tuliskan kurang/tidak lengkap.


Demikian ilmu dan informasi yang bisa kami bagi pada kesempatan hari ini. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat serta mohon maaf jika seumpama tulisan kami ini, banyak kekurangan dan ketidak sempurnaannya di sana sini. Maklum kami juga masih dalam tahap masih belajar dan terus belajar, untuk bisa lebih baik lagi ke depannya..


Oke, salam dulur salembur. Batur rangkul bisa jadi dulur, tapi dulur ulah nepi ka jadi batur..

Post a Comment for "Belajar Bahasa Sunda (Bagian 03)"