Macam-macam Peribahasa Sunda dan Artinya (Bagian 02)

ilustrasi gambar oleh pixabay.com (edited by zaeabjal.my.id)

Pada beberapa waktu yang lalu, admint pernah membahas tentang peribahasa Sunda. Nah untuk kali ini, admint akan kembali membahas tentang hal itu..


Lho koq dibahas lagi? Apa yang kemarin kurang atau ada yang salah?


Saner lur, eh bukan bro! Kan ceritanya yang kemarin itu belum tuntas. Jadi ya maksudnya masih ada lanjutannya lagi gitu.. Hehe


Jadi singkatnya pada episode kali ini, admint akan kembali menulis beberapa peribahasa Sunda yang belum admint tulis sebelumnya. Karena kan memang sebenarnya peribahasa Sunda itu banyak sekali. Dan pastinya kita sebagai warga urang Sunda, wajib mengetahuinya. Bahkan kalau bisa mengerti juga dengan artinya..


Ya setidaknya jangan sampai nggak tahu sama sekali. Apalagi kalau benar-benar sampai nggak paham. Wah perlu dipertanyakan lagi tuh identitas kesundaannya.. Hehe


Oke tanpa perlu panjang lebar lagi, yuk mari kita belajar tentang kata-kata atau kalimat peribahasa Sunda berikut ini:


1. Hade gogog, hade tagog (orang yang mempunyai perilaku dan ucapan yang baik).


2. Keok memeh macok (merasa kalah sebelum bertanding).


3. Amis congcot, amis bacot (orang yang ucapannya baik dan tidak pelit dalam hal makanan).


4. Pajenggut-jenggut jeung nu gundul (sama juga bohong atau melakukan perbuatan yang sia-sia).


5. Ngabejaan bulu tuur (memberi kabar yang sudah basi atau yang sudah diketahui sebelumnya).


6. Mulih ka jati, mulang ka asal (kembali ke Sang Pencipta atau meninggal dunia).


7. Murag bulu bitis (sudah betah atau kerasan di tempat tinggal yang baru).


8. Gunung teu benang dilebur, sagara teu benang diruksak, buyut teu benang dirempak (gunung tak boleh dihancurkan, laut tak boleh dirusak, sejarah jangan sampai dilupakan).


9. Leuleus jeujeur, liat tali (orang yang kuat dan tidak mudah dikalahkan).


10. Nete taraje, nincak hambalang (melakukan sesuatu dengan bertahap dan sesuai dengan program).


11. Sabanda sariksa (satu kepemilikan dan penjagaan bersama).


12. Someah hade kasemah (orang yang selalu bersikap baik kepada tamu).


13. Mapatahan ngojay ka meuri  (Memberi tahu orang yang sudah paham).


14. Tiis ceuli, herang panon (suasna adem, tentram dan damai).


15. Kandel beungeut (tidak pernah merasa punya malu)


16. Pondok bool (orang yang pemalu)


17. Hepes meer (kemampuannya tidak sesuai dengan badan yang besar atau tenaga yang dipunyai)


18. Hampang birit (orang yang gampang kalau disuruh apapun).


19. Hampang leungeun (orang yang suka main pukul).


20. Heuras genggerong (Orang yang ucapannya selalu keras ke orang lain).


21. Ngeupeul (pelit atau suka perhitungan).


22. Ateul biwir (ingin buru-buru ngomong sesuatu)


23. Gede hulu (sombong atau belagu).


24. Ceui katel (orang yang susah dinasehati).


25. Asa bucat bisul (merasa lega setelah menyelesaikan masalah berat yang sedang dihadapi).


26. Apal cangkem (cuma hafal di luar kepala, namun sama sekali tidak mengerti artinya).


27. Teu payaan (orang yang mudah tersinggung).


28. Laer kanjut (orang yang pemalas).


29. Isuk jagong, sore kacang (ucapannya tidak pernah konsisten).


30. Dipoyok dilebok (tapinya dibenci, namun belakangan disukainya juga).


Itulah 30 peribahasa Sunda berikut artinya, yang bisa admint tuliskan pada kesempatan kali ini. Nah sekarang bagaiamana, apakah kalian masih ingat dengan kalimat-kalimat peribahasa di atas? Ya setidaknya satu atau dua-lah. Karena beberapa diantaranya sangat familiar sekali di kehidupan kita sehari-hari. Terkhusus di wilayah Tanah Pasundan dan sekitarnya..


Oh ya sebenarnya masih banyak lagi peribahasa Sunda yang ingin admint tuliskan. Namun karena takut kepanjangan, jadinya nanti disambung di postingan berikutnya (hampura kuring nya lur..!!! Hehehe)..


Oke demikian yang bisa kami persembahkan untuk postingan di edisi hari ini. Semoga bisa bermanfaat dan tak lupa sekali lagi mohon maaf jika sekiranya ada kekurangan atau ke tak sempurnaan di dalamnya..

Post a Comment for "Macam-macam Peribahasa Sunda dan Artinya (Bagian 02)"