Sepertinya kita sudah lama ya, nggak membahas tentang peribahasa Sunda? Kalau nggak salah, terakhir kami membahasnya pada tahun 2023 lalu (baca threadnya di )..
Nah maka dari itu, pada kesempatan kali ini kami akan membahasnya lagi. Ya meskipun peribahasa Sunda kali ini, isinya bisa saja sama dengan apa yang sudah kami sampaikan sebelumnya..
Namun apa salahnya kami menuliskannya lagi? Ya hitung-hitung ini untuk pengingat kita, sebagai bagian dari masyarakat suku Sunda..
Selain itu, ini juga dalam rangka kita mempelajari kembali adat dan budaya Sunda. Karena kalau bukan kita, siapa lagi yang harus mempelajarinya? Betul nggak gaess.. Hehe
Oke tanpa perlu panjang lebar lagi prolognya, yuk kita bahas dan pelajari apa saja peribahasa Sunda yang kami sampaikan pada hari ini..
1. Mending kendor ngagembol, tibatan gancang pincang.
Artinya: Lebih baik lama tapi hasilnya memuaskan, dibandingkan cepat tapi hasilnya jelek dan kurang memuaskan.
2. Adat kakurung ku iga.
Artinya: Kebiasaan atau tabiat yang sudah mendarah daging itu akan sulit diubah.
3. Malengpeng pakel ku munding.
Artinya: Melakukan suatu hal yang tidak akan mungkin berhasil.
4. Pangéran mah tara nanggeuy ti bongkokna.
Artinya: Tuhan tidak akan pernah mengangkat derajat seseorang yang tidak taat beribadah dan memohon kepada-Nya.
5. Cikaracak ninggang batu, laun-laun jadi legok.
Artinya: Jika usaha yang dilakukan sedikit demi sedikit dan terus menerus, maka nantinya akan membuahkan hasil.
6. Bengkung ngariung, bongkok ngaronyok.
Artinya: Tidak masalah jika harus hidup susah, asalkan kita selalu bisa berkumpul dengan keluarga tercinta.
7. Haripeut ku teuteureuyeun.
Artinya: Seseorang yang mudah terpancing dengan iming-iming tertentu.
8. Omong harus batan goong.
Artinya: Sebuah isu itu lebih mudah tersebar.
9. Caang bulan dadamaran.
Artinya: Mengerjakan sesuatu hal yang tidak memiliki manfaat.
10. Carincing pageuh kancing.
Artinya: Kita harus harus selalu waspada dan berhati-hati terhadap hal yang akan terjadi.
11. Anjing ngagogoan kalong.
Artinya: Menginginkan suatu hal yang mustahil terjadi.
12. Beungeut nyanghareup, ati mungkir.
Artinya: Melakukan sesuatu hal dengan terpaksa, dikarenakan tidak sesuai keinginan hati.
13. Béja mah béja.
Artinya: Jangan percaya terhadap sebuah informasi yang belum jelas kebenaran atau sumbernya.
14. Lamun henteu ngakal moal ngakeul.
Artinya: Kalau dalam hidup tidak mau berusaha, kita tidak akan bisa makan. Manusia itu harus bekerja dan berpikir agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
15. Peurih jadi peurah.
Artinya: Setelah kita berusaha keras, pasti akan mendapatkan hasil atau balasan yang baik.
16. Manusa mah hirup ku akalna.
Artinya: Manusia itu hidup dengan mengandalkan akalnya.
17. Hirup mah ngan saukur ngumbara.
Artinya: Sesungguhnya manusia itu hidup di dunia seperti berkelana alias tidak abadi.
18. Lodong kosong ngelentrung.
Artinya: Biasanya orang yang banyak berbicara itu tidak ada isinya atau ilmunya sedikit.
19. Ka cai jadi saleuwi, ka darat jadi salebak.
Artinya: Selalu kompak dan berada dalam satu visi yang sama demi mencapai tujuan.
20. Kawas nulungan anjing kadempet.
Artinya: Sudah diberi pertolongan, akan tetapi yang diberikan pertolongan tidak tahu berterima kasih.
21. Herang caina, beunang laukna.
Artinya: Mencapai keberhasilan tanpa harus merugikan orang lain.
22. Kudu ngukur ka kujur, nimbang ka awak.
Artinya: Kita harus bisa menyesuaikan diri dengan keadaan dimana kita berada.
23. Luhur budi handap asor, someah hade ka semah.
Artinya: Harus bersikap berbudi luhur, bersikap merendah, dan menghormati orang lain.
24. Kudu hade gogog hade tagog.
Artinya: Kita harus jadi pribadi yang baik budi bahasanya dan tingkah lakunya.
25. Kudu silih asih, silih asah, silih asuh
Artinya: Sebagai sesama manusia, kita harus saling menyayangi, saling mengingatkan, dan saling melindungi antarsesama.
Itulah beberapa peribahasa Sunda, yang kami sajikan kali ini. Semoga dengan kita mempelajari peribahasa Sunda ini, kita semakin mencintai lagi budaya kita..
Oke segitu saja yang bisa kami sampaikan kali ini. Mudah-mudahan ini bermanfaat dan mohon maaf apabila ada salah-salah kata atau kalimat di dalamnya..

Post a Comment for "Macam-macam Peribahasa Sunda dan Artinya (Bagian 05)"