ilustrasi gambar oleh iStockphoto (edited by zaeabjal.my.id)
ilustrasi gambar oleh pixabay (edited by zaeabjal.my.id)
Inilah 5 Yang Menjadi Ciri Khas Orang Sunda (No. 5 Anda Bakal Kaget)
Pastinya setiap daerah di Indonesia, mempunyai ciri khas masing-masing. Ntah itu adat istiadatnya, budaya dan bahasanya, kebiasaannya atau karakternya.
Pun begitu halnya dengan warga masyarakat suku Sunda, yang pastinya punya ciri khas tersendiri. Terutama dalam hal ini orang-orangnya.
Memang apa sih ciri khas orang Sunda itu? Nggak bisa ngomong huruf F dan V? Ah itu mah orang-orang sudah pada tahu. Karena memang ini mah sudah kesohor kemana-mana. Bahkan mungkin seluruh orang Indonesia tahu akan hal ini.
Memang ada selain itu? Ya ada dong! Dan tentunya para pembaca blog ini mungkin banyak yang belum tahu, kalau ciri khas orang Sunda nggak cuma di atas saja.
Lantas ciri khas orang Sunda itu apa saja sih? Berdasarkan admint selama ini yang kebetulan benar-benar dari USA alias Urang Sunda Asli, setidaknya inilah 5 diantaranya.
1. Tidak bisa melafalkan huruf F dan V
Yang pertama sudah pasti nggak bisa melafalkan huruf F dan V, sebagaimana yang sudah disinggung sebelumnya di atas. Tapi kita nggak bahas panjang lebar yang ini ya. Soalnya kebetulan sudah kita kupas tuntas di thread ini.
2. Tidak bisa mengucapkan kata yang mengandung dua huruf konsonan yang beriringan
Terus ciri khas orang Sunda berikutnya adalah nggak bisa mengucapkan kata yang mengandung 2 huruf konsonan yang beriringan. Nah kalau yang ini mungkin kalian belum pada tahu ya.
Eh tapi maksudnya bagaimana sih, nggak bisa ngomong 2 huruf konsonan yang beriringan itu?
Contoh misalnya kata-kata seperti berikut ini: presiden, stasiun atau stadion. Nah kalau orang Sunda itu pasti bilangnya akan seperti ini: peresiden, setasiun atau setadion.
Lho koq bisa begitu cara mengucapkannya? Ya memang begitu. Kalau kalian nggak percaya, coba saja kalian ajak ngobrol orang Sunda. Terutama mereka yang orang Sunda banget dan belum terkontaminasi dengan bahasa atau dialek daerah lain.
3. Tidak betah merantau jauh dari kampungnya
Kemudian ciri khas orang Sunda ketiga adalah tidak betah merantau jauh dari kampungnya. Atau bahasa lainnya mereka jarang kuat berlama-lama ketika merantau ke suatu daerah. Terutama daerah yang jauh dari kampung halamannya.
Lho memang benar karakter orang Sunda seperti itu? Kalau yang admint rasakan selama ini sih, memang benar begitu. Salah satu indikasinya adalah mereka sering kena Homesick, saat baru saja mulai merantau.
Atau contoh fakta di kampung admint sendiri; banyak anak yang nggak betah ketika disuruh mondok atau menimba ilmu di sebuah pesantren. Padahal mereka mondoknya masih yang dekat-dekat saja lho atau masih satu kota.
Admint nggak tahu ya penyebabnya apa bisa begini. Tapi besar kemungkinan sih karena rata-rata orang Sunda itu, terlalu sayang sama anak-anaknya. Jadinya kaya nggak rela gitu, orang tuanya ditinggal jauh merantau sama anaknya. Atau istilahnya, antara orang tua dan anak, nggak mau sama-sama saling berjauhan.
Terkait masalah ini, nggak cuma admint yang berpendapat seperti ini. Tapi banyak juga orang lain yang berfikiran sama. Salah satunya adalah yang dibahas di thread Kaskus ini.
4. Selalu mudah menyerah ketika tiba-tiba jatuh dan bangkrut
Selanjutnya ciri khas orang Sunda berikutnya adalah selalu mudah menyerah, tatkala usahanya tiba-tiba jatuh dan bangkrut. Mudah menyerah di sini maksudnya adalah seperti nggak mau berusaha untuk bangkit lagi.
Lho memang benar orang Sunda seperti itu? Ya boleh percaya atau nggak. Tapi orang-orang Sunda yang di sekitar tempat tinggal admint, banyak yang karakternya begitu. Bukan mau menggeneralisir sih sebenarnya. Tapi nggak sedikit orang yang berpendapat demikian.
Seperti contoh misalnya kasus yang terjadi di sekitar daerah admint; ada orang buka usaha atau jualan sesuatu, lalu sukses. Namun tiba-tiba usahanya itu sepi atau bahkan bangkrut. Nah ketika dalam sitkon seperti itu, biasanya mereka beralih ke usaha atau profesi lain. Sebab mereka menganggap, kalau usaha yang dirintis sebelumnya itu nggak menjanjikan.
Sebenarnya sah-sah saja kalau seumpama beralih ke usaha lain. Tapi kan mestinya mereka membenahi usaha yang sebelumnya biar bisa bangkit. Karena siapa tahu, kebangkrutan itu justru karena kesalahan atau kelalaian mereka sendiri.
5. Suka bercanda yang berbau dewasa
Dan ciri khas orang Sunda yang kelima atau yang terakhir adalah senang bercanda. Terutama candaan yang berbau "dewasa". Lho, memang iyakah begitu?
Emberr! Kalau nggak percaya, kalian ajak ngobrol saja orang-orang Sunda. Terkhusus mereka yang punya sifat humoris dan atau suka bercanda. Pasti diantara obrolan dan candaan itu, nantinya terselip kata-kata atau kalimat yang mengarah ke p*rnografi. Apalagi kalau diantara kalian juga ada yang suka bercanda juga. Wah makin klop deh.
Kalau begitu, orang-orang Sunda itu seperti tak beretika ya? Karena kan sebenarnya sensitif kalau ngomongin kaya begituan, meskipun hanya dalam sebatas candaan.
Ya nggak bisa disimpulkan begitu juga. Karena kan orang-orang Sunda itu aslinya senang bercanda. Dan kalaupun misalnya di dalamnya ada kata-kata atau kalimat yang nyrempet ke hal-hal dewasa, ya buat tambahan saja. Tujuannya ya biar makin gerr candaannya.
Oh gitu ya? Iya. Kalau nggak percaya, kalian simak deh sesekali ceramah Sunda. Terlebih kalau konten ceramahnya itu lucu. Pasti deh di dalamnya ada terselip candaan yang harusnya boleh didengar oleh orang-orang yang berumur 18 tahun ke atas.
Terus yang menariknya lagi adalah kadang mereka nggak merasa malu lho ngomongnya. Walau padahal lagi di depan banyak orang atau lagi di tempat-tempat umum. Seperti misalnya seorang penceramah Sunda yang lagi pidato di sebuah acara Tabligh Akbar atau acara keagamaan.
Itulah setidaknya 5 yang menjadi ciri khas orang Sunda. Mungkin selain di atas, masih ada lagi. Dan kayanya hampir setiap orang sudah pada tahu. Tapi yang kami bahas kali ini, mungkin pada belum ngeh. Ayo ngaku! Baru pada tahu kan? Terkecuali mungkin yang nomor 1 dan 3. Hehe
Oke demikian informasi yang bisa admint sampaikan pada hari ini. Semoga ini bisa bermanfaat serta mohon maaf apabila ada kesalahan dan atau kekeliruan pada postingan yang kami tulis ini.


Saya punya istri suku jawa campur sunda. Tapi tidak bisa bahasa Sunda. Padahal bahasa sundak enak di dengar
ReplyDeleteMungkin anda harus banyak2 belajar. Salah satunya dengan sering membaca blog ini.. hehe
Delete*Promosi 😆😆😁
Nomer satu dan dua suka jadi bahan becandaan apalagi kalau belajar bahasa inggris. Tertawa terus, untungnya gak pada marah
ReplyDeleteKarena memang orang Sunda juga rata2 nggak punya sifat tersinggungan sih. Jadi ya santuy aja kalau seumpama dijadikan bahan lelucon, karakter atau tingkahnya.. hehe
Delete