Ketika Luna Maya Ditolak Jadi Guru di Daerah Jawa Barat
Luna Maya yang merupakan seorang artis dan bintang film, tiba-tiba membuat heboh warga masyarakat Sunda. Terkhusus warga yang tinggal di daerah Jawa Barat dan sekitarnya. Itu karena ia digosipkan bakal alih profesi menjadi seorang guru di daerah kabupaten Bandung.
Akan tetapi para praktisi Pendidikan di daerah Sunda, menolak keberadaan Luna Maya menjadi seorang Guru. Alasannya takut nanti ada kata-kata atau kalimat porno yang terucap dari murid-muridnya, saat dia sedang beraktivitas.
Lho, koq bisa? Ya bisalah. Contohnya seperti beberapa kejadian berikut ini:
1. Kalau Luna Maya jadi guru, pasti murid-murid bakal memanggil: "BULUNA BULUNA...".
2. Kalau Luna Maya sedang malas ngajar di kelas dan cuma bagi-bagi tugas, pasti murid-muridnya bercerita: " BULUNA TEU ASUP..."
3. Kalau Luna Maya tidak hadir ke sekolah karena alasan sakit atau ada keperluan, pasti murid-muridnya bercerita: "TEU AYA BULUNA..."
4. Tapi kalau Luna Maya hadir dan ngajar di kelas, murid murid nanti bakal bilang: "BULUNA LEBET..."
5. Terus saat pulang sekolah dan kebetulan Luna Maya kehujanan dan lalu masuk angin, pasti nanti murid-muridnya bakal bilang: "KAMARI BULUNA DIKEROK..."
6. Terus saat dua hari Luna Maya nggak masuk karena demam habis kehujanan, murid-murid pasti bakal bilang: "BULUNA CAN KATINGAL..."
7. Selanjutnya setelah sembuh, Luna Maya hadir lagi ke sekolah/ Tapi nanti murid-murid bakal bilang: "BULUNA TOS KATINGAL..."
Ahhh, pokoknya ribet deh urusannya..!!!
Pada akhirnya, karena selalu bikin heboh, maka Bupati setempat nyabut BULUNA. Kumargi teu pantes jadi guru ceunah.
*Jangan dianggap serius kang, teteh, ibu, atanapi bapak..! Ieu mah da mung heureuy.. Hehe #piss

Post a Comment for "Ketika Luna Maya Ditolak Jadi Guru di Daerah Jawa Barat"