Ternyata Ini Alasan Orang Sunda Susah Melafalkan Huruf F dan V

ilustrasi gambar oleh pixabay.com (edited by zaeabjal.my.id)


Ternyata Ini Alasan Orang Sunda Susah Melafalkan Huruf F dan V


Jika anda ngobrol dengan teman atau kerabat dari Sunda, mungkin anda akan menyadari jika kebanyakan dari mereka mempunyai keunikan dalam pelafalan kata yang ada huruf F atau V-nya. Ya karena mereka biasanya jika menemukan kata berawalan dua huruf tersebut, maka seperti otomatis menggantinya dengan huruf P..


Contoh saja kata fitnah menjadi pitnah, voli menjadi poli, film menjadi pilem, foto menjadi poto dan favorit menjadi paporit dan sebagainya. Intinya orang-orang Sunda itu dianggap susah atau nggak bisa melafalkan huruf F dan V. Dan ini sudah rahasia umum atau dengan kata lain sudah banyak orang yang tahu tentang hal ini..


Betulkah demikian? Faktanya menurut Ketua Kelompok Studi Budaya (KSB) Sunda 'Rawayan', Agustin Purnawan, alasan utama orang Sunda sulit melafalkan huruf F dan V adalah karena memang dalam literasi tulis maupun lisannya, tidak mengenal huruf F dan V..


Ya jadi intinya di dalam kamus Bahasa Sunda itu tidak ada kosakata huruf F dan V. Bahkan bukan hanya dua huruf itu saja. Tapi juga di daerah ini pun tidak mengenal kata-kata yang mengandung huruf Q dan Z..


Dia juga menambahkan bahwa sebenarnya itu hanya faktor kebiasaan saja dan bukan mutlak tidak bisa. Karena pada kenyataannya tidak semua orang Sunda kesulitan melafalkan kata dengan huruf-huruf tersebut..


"Toh ketika dibiasakan melalui pendidikan, pergaulan atau dalam hal lainnya, orang Sunda juga mampu melafalkan f, terutama mereka yang belajar Al-Quran. Sebab justru di dalam huruf hijaiyah sendiri malah tidak ada huruf P, yang ada hanya F" tuturnya.


Selain itu bukan hanya orang Sunda saja yang tidak terbiasa mengucapkan F dan V. Tapi banyak juga masyarakat dari daerah lain yang juga tak mengenal huruf F, V, Q dan Z di dalam literasi bahasa daerah mereka sendiri..


"Sebenarnya bukan hanya orang Sunda saja, tetapi kebanyakan masyarakat daerah lain juga seperti itu. Seperti misalnya dari Jawa, Bali, Bugis dan lain-lain" kemudian dia menambahkan lagi..



Sementara itu menurut Dinas Pendidikan Jawa Barat bahwa ketidakmampuan orang Sunda melafalkan huruf F dan V adalah karena kondisi arkeologi bahasa dan aksara Sunda ratusan tahun yang lalu. Sebab di dalam aksara Sunda yang disebut dengan Kaganga, tak dikenal huruf F maupun V. Yang ada hanyalah huruf P..


Akan tetapi saat ini banyak masyarakat Sunda yang sudah terpengaruh dengan akses modern. Sehingga aksara di Sunda pun kemudian beradaptasi dengan memasukkan huruf F dan V, bersamaan juga dengan huruf lain yang sebelumnya tidak ada seperti Z, X dan Q..


Meskipun begitu, saat ini masih banyak masyarakat Sunda yang kesulitan melafalkan huruf F dan V dan tetap menggunakan huruf P untuk mengganti kedua huruf tersebut. Dan ini menjadi ciri khas masyarakat Sunda hingga kini.


Keterangan: sumber artikel asli berasal dari detik.com, namun dengan beberapa sedikit perubahan.


1 comment for "Ternyata Ini Alasan Orang Sunda Susah Melafalkan Huruf F dan V"