Mengenal Istilah Bau-bauan Dalam Bahasa Sunda

ilustrasi gambar oleh iStockphoto (edited by zaeabjal.my.id)


Mengenal Istilah Bau-bauan Dalam Bahasa Sunda


Hai hai hai..! Jumpa lagi dengan kami dari blog Saung Tanah Pasundan. Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga sehat selalu, sejahtera dan tak kurang suatu apapun.


Bagaimana masih setia mantengin blog ini dan selalu menunggu update postingan terbarunya? Semoga benar ya, kalian masih tetap setia stay tune di blog ini. Sebab kami akan selalu membuat thread yang oke punya dan pastinya ini bisa bermanfaat buat semuanya.


Oh ya pada kesempatan kali ini, admint akan kembali membahas tentang pelajaran Bahasa Sunda. Tentu saja tema yang akan kita angkat kali ini, berbeda dengan tema-tema sebelumnya. Termasuk tentang ibadah, yang terakhir kali admint buat pada beberapa waktu yang lalu.


Memang kali ini mau bahas tentang apa sih? Ih jadi penasaran deh..!


Ya pada hari ini, kita akan membahas tentang istilah bau-bauan dalam Bahasa Sunda.


Istilah bau-bauan? Maksudnya apa ya?


Jadi masudnya, kita di sini akan cari tahu tentang istilah bau-bauan dalam Bahasa Sunda. Jangan salah lho! Istilah bau-bauan di dalam budaya orang Sunda, bisa berbeda dengan bahasa daerah lainnya. Bahkan mungkin juga dengan Bahasa Nasional atau Bahasa Indonesianya.


Duh jadi penasaran! Memang bau apa saja yang istilahnya berbeda dengan yang di Bahasa Sunda?


Makanya simak postingan ini sampai akhir ya. Oke..?!!


Dan inilah nama-nama istilah bau-bauan dalam Bahasa Sunda:


1. Bau hitut


Bau yang berasal dari kentutnya manusia.


2. Bau hanyir


Bau yang berasal dari bau ikan segar yang mati atau darah yang tercecer. Baik darah manusia, maupun darah binatang.


3. Bau hapeuk


Bau yang berasal dari pakaian yang lama yang numpuk dan terpendam atau dari tempat-tempat kotor yang jarang dibersihkan.


4. Bau haseum


Bau yang berasal dari kotoran kucing yang masih baru atau belum lama. Atau bisa juga dari ketiaknya manusia yang berkeringat.


5. Bau jigong


Bau yang berasal dari kotoran atau sisa-sisa makanan di mulut dan belum sempat dibersihkan dalam waktu yang lama.


6. Bau hangit


Bau yang berasal dari benda yang terbakar atau masakan yang gosong.


7. Bau hangseur


Bau yang berasal dari bekas air kencing manusia yang sudah mengering dan menempel di suatu tempat/benda serta belum sempat dibersihkan.


8. Bau segak


Bau yang berasal dari aroma pedas yang teramat sangat.


9. Bau hangru


Bau yang berasal dari bekas darah yang tercecer di suatu tempat dan belum sempat dibersihkan.


10. Bau dahdir


Bau yang berasal dari air liur yang keluar dari manusia saat bangun tidur dan sudah agak mengering (baca: iler).


11. Bau teungi


Bau yang berasal dari benda yang sempat terkena ceceran minyak goreng dan sudah lama mengering. Atau bisa juga berasal dari makanan kering yang berminyak yang sudah lama tersimpan.


Nah itulah 11 nama-nama istilah bau-bauan dalam Bahasa Sunda. Setelah membaca artikel ini, sekarang kalian jadi faham kan? Semoga saja ya. Dan pastinya ini bisa menjadi tambahan ilmu atau  pengetahuan buat kalian.


Tentu saja manfaatnya nanti jika suatu saat kalian bertemu dengan orang-orang Sunda, ada bekal yang kalian punya. Ya setidaknya kalian nanti nggak akan planga plongo, jika nama-nama istilah di atas terucap dari mereka. Hehe


Oke demikian informasi yang bisa kami bagikan pada kesempatan kali ini. Sekali lagi, semoga artikel ini benar-benar bisa memberi manfaat buat kalian. Tak lupa kami pun memohon mohon, jika seumpama ada salah-salah kata atau kalimat yang kami buat di thread ini.

2 comments for "Mengenal Istilah Bau-bauan Dalam Bahasa Sunda"